'Si Putri Salju' Eileen Gu Tercatat sebagai Atlet Kaya

2026-02-22 18:02:58 By Anthem

Atlet ski freestyle Eileen Gu menjadi sorotan usai masuk daftar atlet wanita dengan penghasilan tertinggi. Sebagian besar pendapatannya berasal dari luar lapangan.

Eileen Gu(22 tahun) merupakan atlet naturalisasi China yang lahir di San Fransisco. Ia memilih mewakili China di ajang Olimpiade sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah kelahiran ibunya, sudah pegang paspornya sejak usia 15 tahun.

 

Menurut Forbes, Eileen Gu menduduki peringkat keempat dalam daftar atlet wanita berpenghasilan tertinggi di dunia. Eileen punya kekayaan 23 juta USD atau setara Rp 387 miliar.

 

Ia menjadi satu-satunya atlet ski dalam daftar, hanya tertinggal dari bintang tenis Coco Gauff (USD 33 juta), Aryna Sabalenka (USD 30 juta), dan Iga Swiatek (USD 25,1 juta).

 

Menariknya, 99 persen pendapatan Gu berasal dari luar lapangan. Gu dikontrak sebagai model oleh IMG. Dilansir dari The Athletic, dukungan sponsornya mencakup fesyen kelas atas, mobil mewah, jam tangan, hingga pakaian olahraga.

 

Dari lapangan, Gu hanya memperoleh sekitar USD 100.000 dari hadiah kompetisi selama setahun terakhir. Sebelumnya, ia merupakan peraih dua medali emas dan satu perak di Olimpiade Beijing 2022 dalam cabang big air, halfpipe, dan slopestyle.

 

Pada Olimpiade Musim Dingin 2026, Eileen Gu kembali meraih dua medali perak. Atlet berusia 22 tahun ini menjadi bintang atlet global berkat prestasinya di lapangan, karier sebagai model, pendidikan elit di Stanford dan Oxford, serta narasi multikultural China-Amerika yang menarik.

 

Meski begitu, kesetiaan Gu kepada China sempat memicu kontroversi. Menurut The Athletic, komentator TV mengkritiknya telah "mengkhianati Amerika". Sementara beberapa netizen menyebutnya "bermuka dua".

 

Gu mengaku frustrasi dengan kritik sepihak tersebut!

 

"Dalam lima tahun terakhir, saya telah mewakili China dalam 41 kompetisi internasional dan memenangkan 39 medali untuk China," ujar Gu di akun Douyin (versi TikTok dari China).

 

"Saya terus mengadvokasi China dan perempuan di panggung global. Apa yang telah kamu lakukan untuk negara ini," tambahnya.

 

Gu memiliki filosofi latihan, yaitu 'berlatih seolah-olah kamu belum pernah berkompetisi dan berkompetisi seolah-olah kamu belum pernah kalah'. Ia sering berbagi rutinitasnya di media sosial, seperti lari pemulihan 5 km hingga pekerjaan rumah selamaphoto shoot.

 

Perpaduan antara disiplin atletik dan gaya hidup glamor menjadikannya sosok yang menarik. Namun bagi Gu, medali tetap menjadi prioritas utamanya daripada kontrak jutaan dollar.

 

Kisah 'Putri Salju' ini menggambarkan bagaimana atlet muda menggunakan media sosial untuk memaksimalkan pengaruh dan mengejar kesuksesannya di dunia olahraga.

 

EMASPUTIHTOTO